<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>syech</title>
	<atom:link href="http://syech.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://syech.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Aug 2008 04:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='syech.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>syech</title>
		<link>http://syech.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://syech.wordpress.com/osd.xml" title="syech" />
	<atom:link rel='hub' href='http://syech.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menikah adalah keajaiban&#8230;</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/menikah-adalah-keajaiban/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/menikah-adalah-keajaiban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 04:40:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Menikah Adalah Keajaiban     Saya selalu mengatakan bahwa menikah adalah hal yang sangat kodrati. Dalam bahasa saya, menikah tidak dapat dimatematiskan. Jika suatu saat ada orang yang mengatakan, ?secara materi saya belum siap,? saya akan selalu mengejar dengan pertanyaan yang lain, ?berapa standar kelayakan materi seseorang untuk menikah??   Tak ada. Sebenarnya tak ada. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=47&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" style="width:95%;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="95%">
<tbody>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Menikah Adalah Keajaiban</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;"> </td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"> </p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<div>
<p class="MsoNormal">Saya selalu mengatakan bahwa menikah adalah hal yang sangat kodrati. Dalam bahasa saya, menikah tidak dapat dimatematiskan. Jika suatu saat ada orang yang mengatakan, ?secara materi saya belum siap,? saya akan selalu mengejar dengan pertanyaan yang lain, ?berapa standar kelayakan materi seseorang untuk menikah??</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Tak ada. Sebenarnya tak ada. Jika kesiapan menikah diukur dengan materi, maka betapa ruginya orang-orang yang papa. Begitu juga dengan kesiapan-kesiapan lain yang bisa diteorikan seperti kesiapan emosi, intelektual, wawasan dan sebagainya. Selalu tak bisa dimatematiskan. Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa menikah adalah sesuatu yang sangat kodrati. <span id="more-47"></span></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Bukan dalam arti saya menyalahkan teori-teori kesiapan menikah yang telah dibahas dan dirumuskan oleh para ustadz. Tentu saja semua itu perlu sebagai wacana memasuki sebuah dunia ajaib bernama keluarga itu.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Sebagai contoh saja, banyak pemuda berpenghasilan tinggi, namun belum juga merasa siap untuk menikah. Belum cukup, lah&#8230; itu alasan yang paling mudah dijumpai. Dengan gaji sekarang saja saya hanya bisa hidup pas-pasan. Bagaimana kalau ada anak dan istri? Oya, saya juga belum punya rumah&#8230;.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">O-o&#8230; Saudaraku, kalau kau menunggu gajimu cukup, maka kau tak akan pernah menikah. Bisa jadi besok Allah menghendaki gajimu naik tiga kali lipat. Tapi percayalah, pada saat yang bersamaan, tingkat kebutuhanmu juga akan naik&#8230; bahkan lebih tiga kali lipat. Saat seseorang tak memiliki banyak uang, ia tak berpikir pakaian berharga tertentu, televisi, laptop&#8230; atau mungkin hp merk mutakhir. Saat tak memiliki banyak uang, makan mungkin cukup dengan menu sederhana yang mudah ditemui di warung-warung pinggir jalan. Tapi bisakah demikian saat Anda memiliki uang? Tidak akan. Selalu saja ada keinginan yang bertambah, lajunya lebih kencang dari pertambahan kemampuan materi. Artinya, manusia tidak akan ada yang tercukupi materinya.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Menikah adalah sebuah elemen kodrati sebagaimana rezeki dan juga ajal. Tak akan salah dan terlambat sampai kepada setiap orang. Tak akan bisa dimajukan ataupun ditahan. Selalu tepat sesuai dengan apa yang telah tersurat pada awal penciptaan anak Adam.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Menikah adalah salah satu cara membuka pintu rezeki, itu yang pernah saya baca di sebuah buku. Ada pula sabda Rasulullah, ?Menikahlah maka kau akan menjadi kaya.? Mungkin secara logika akan sangat sulit dibuktikan statemen-statemen tersebut. Taruhlah, pertanyaan paling rewel dari makhluk bernama manusia, ?Bagaimana mungkin saya akan menjadi kaya sedangkan saya harus menanggung biaya hidup istri dan anak? Dalam beberapa hal yang berkaitan dengan interaksi sosial juga tidak bisa lagi saya sikapi dengan simpel. Contoh saja, kalau ada tetangga atau teman yang hajatan, menikah dan sebagainya, saya tentu saja tidak bisa lagi menutup mata dan menyikapinya dengan konsep-konsep idealis. Saya harus kompromi dengan tradisi; hadir, nyumbang&#8230; yang ini berarti menambah besar pos pengeluaran. Semua itu tak perlu menjadi beban saya pada saat saya belum berkeluarga.?</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Saat saya dihadapkan pertanyaan ?menikah? pertama kali dalam hidup saya, saya sempat maju mundur dan gamang dengan wacana-wacana semacam ini. Lama sekali saya menemukan keyakinan -?belum jawaban, apalagi bukti?- bahwa seorang saya hanyalah menjadi perantara Allah memberi rezeki kepada makhluk-Nya yang ditakdirkan menjadi istri atau anak-anak saya.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Harusnya memang demikian. Itulah keajaiban yang kesekian dari sebuah pernikahan. Saya sendiri menikah pada tahun 1999, saat umur saya dua puluh tahun. Saat itu saya bekerja sebagai buruh di sebuah perusahaan bakery tradisional. Tentu saja, saya sudah menulis saat itu kendati interval pemuatan di majalah sangat longgar. Kadang-kadang sebulan muncul satu tulisan, itu pun kadang dua bulan baru honornya dikirim.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Dengarkan&#8230;! Dengarkan baik-baik bagian cerita saya ini.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Sebulan setelah saya menikah, tiga cerpen saya sekaligus dimuat di tiga media yang berbeda. Beberapa bulan berikutnya hampir selalu demikian, cerpen-cerpen saya semakin sering menghiasi media massa. Interval pemuatan cerpen tersebut semakin merapat. Saat anak saya lahir, pada pekan yang sama, ada pemberitahuan dari sebuah majalah remaja bahwa mulai bulan tersebut, naskah fiksi saya dimuat secara berseri. Padahal, media tersebut terbit dua kali dalam sebulan. Ini berarti, dalam sebulan sudah jelas ada dua cerpen yang terbit dan itu berarti dua kali saya menerima honor. Ini baru serialnya. Belum dengan cerpen-cerpen yang juga secara rutin saya kirim di luar serial.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Tunggu&#8230; semua itu belum berhenti. Saat anak saya semakin besar dan semakin banyak pernak-pernik yang harus saya penuhi untuknya, lagi-lagi ada keajaiban itu. Satu per satu buku saya diterbitkan. Royalti pun mulai saya terima dalam jumlah yang&#8230; hoh-hah&#8230;! Subhanallah&#8230;!</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal">Entah, keajaiban apa lagi yang akan saya temui kemudian. Yang jelas, saat ini saya harus tetap berusaha meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya hanyalah perantara rezeki bagi anak dan istri saya&#8230; juga ?mungkin ?orang lain. Dengan begitu, mudah-mudahan saya bisa melepaskan hak-hak tersebut yang melekat pada uang gaji ataupun royalti yang saya terima.</p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"> </p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><em><strong>Ya Allah&#8230; mampukan saya. </strong></em></p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:'Calibri','sans-serif';">sumber : eramuslim.com</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:'Calibri','sans-serif';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=47&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/menikah-adalah-keajaiban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Emotional..i</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/emotionali/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/emotionali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 04:37:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya: &#8220;Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?&#8221; Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab: &#8220;Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak.&#8221; &#8220;Tapi&#8230;&#8221; sang guru balik bertanya, &#8220;lawan bicaranya justru berada di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=45&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;color:#0000bf;font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:12pt;color:#0000bf;font-family:'Comic Sans MS';">Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya:<br />
&#8220;Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah,<br />
ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?&#8221;</p>
<p>Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat<br />
tangan dan menjawab:<br />
&#8220;Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran,<br />
karena itu ia lalu berteriak.&#8221;<span id="more-45"></span></p>
<p>&#8220;Tapi&#8230;&#8221; sang guru balik bertanya,<br />
&#8220;lawan bicaranya justru berada di sampingnya.<br />
Mengapa harus berteriak?<br />
Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?&#8221;</p>
<p>Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang<br />
dikira benar menurut pertimbangan mereka.<br />
Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.</p>
<p>Sang guru lalu berkata:<br />
&#8220;Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan,<br />
jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh<br />
walau secara fisik mereka begitu dekat.<br />
Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian,<br />
mereka harus berteriak. Namun anehnya,<br />
semakin keras mereka berteriak,<br />
semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya<br />
jarak hati yang ada di antara keduanyapun menjadi lebih jauh lagi.<br />
Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi.&#8221;</p>
<p>Sang guru masih melanjutkan:<br />
&#8220;Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta?<br />
Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara<br />
suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil.<br />
Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas.<br />
Mengapa demikian?&#8221;</p>
<p>Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya.<br />
Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani<br />
memberikan jawaban.<br />
&#8220;Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak.<br />
Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan.</p>
<p>Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami<br />
apa yang ingin mereka sampaikan.&#8221;<br />
Sang guru masih melanjutkan: &#8220;Ketika anda sedang dilanda kemarahan,<br />
janganlah hatimu menciptakan jarak.<br />
Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan<br />
jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu,<br />
tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana.<br />
Karena waktu akan membantu menenangkan anda&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>wiTh lOvE &#8230;&#8230;.</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=45&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/emotionali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memahami cinta&#8230;</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/memahami-cinta/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/memahami-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 04:32:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Memahami Cinta Oleh : Dede Farhan Aulawi   Mencintai adalah proses tak terduga Mencintai adalah sebuah proses alamiah sekaligus anugerah Mencintai tidak harus diukur dalam satuan waktu Mencintai adalah sebuah keinginan yang tak selalu beralasan   Cinta itu adalah indah Manakala kita bisa menjalaninya sesuai dengan fitrah Cinta juga bisa menyesatkan&#8230; Manakala kita tidak bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=43&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Memahami Cinta</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Oleh : Dede Farhan Aulawi</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Mencintai adalah proses tak terduga</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Mencintai adalah sebuah proses alamiah sekaligus anugerah</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Mencintai tidak harus diukur dalam satuan waktu</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Mencintai adalah sebuah keinginan yang tak selalu beralasan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta itu adalah indah</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Manakala kita bisa menjalaninya sesuai dengan fitrah</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta juga bisa menyesatkan&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Manakala kita tidak bisa mengendalikannya sesuai dengan aturan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Hakikat cinta adalah kerelaan&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Rela mengikhlaskan untuk berjalan &#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Rela&#8230;ikhlas&#8230;meskipun bertentangan dengan keinginan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Rela&#8230;bahwa sesuatu yang berjalan adalah fakta yang terbaik untuk semua<span id="more-43"></span></span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Do&#8217;a tidak mengenal sekat&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta adalah hakikat&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Senantiasa mendo&#8217;akan dalam kebaikan, keselamatan dan kebahagiaan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;adalah hakikat kecintaan menuju inti kehidupan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta kadangkala mekar bagai bunga di taman terindah</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;senantiasa menghiasi keindahan impian dan lamunan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Namun kadangkala cintapun bagai duri dan kerikil</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;yang terkadang menoreh luka dan duka yang tak terkira</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta adalah keberanian&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;kadangkala ia akan menuntutnya</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta adalah kesabaran&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;kadangkala ia kan mengujinya&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta adalah pengorbanan&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;kadangkala ia ingin membuktikannya</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">cinta adalah kerelaan dan penerimaan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;kadangkala ia akan meminta pada waktunya</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Jarak antara bibir dan mata</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;sungguhlah sangat dekat</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Ia memberi pelajaran</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;bahwa kadangkala cinta berhiaskan senyum kebahagiaan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Tapi juga dalam waktu yang relatif dekat dan singkat</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;kadangkala ia pun kan menuntut air mata</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta bukanlah sekedar sebuah tuntutan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;tetapi kesiapan tuk memberikan yang terbaik beralaskan do&#8217;a yang ikhlas</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta tidak lahir untuk disalahkan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta tidak besar untuk saling menyalahkan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Cinta tidak bicara siapa yang menang</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;tapi cinta bicara tentang kebesaran dan kemuliaan untuk saling memaafkan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Memahami cinta tidak harus dengan logika perdebatan</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;tapi ia bisa datang tiba &#8211; tiba&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8230;dirasakan dan dihayati keberadaaannya</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Dinikmati sebagai anugerah&#8230;,sekaligus ibadah</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Dijalani sesuai dengan sunnah&#8230;</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Dilaksanakan dengan berpedoman pada syari&#8217;ah</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">Insya Allah kan senantiasa berada dalam ridlo-Nya. Amin</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=43&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/08/26/memahami-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kartu As makin irit&#8230;. Kasih daaahhhh..</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/kartu-as-makin-irit-kasih-daaahhhh/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/kartu-as-makin-irit-kasih-daaahhhh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 13:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Promo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Kartu As makin irit&#8230;. Kasih daaahhhh..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=41&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://syech.files.wordpress.com/2008/04/new-image.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-42" src="http://syech.files.wordpress.com/2008/04/new-image.jpg?w=221&#038;h=300" alt="" width="221" height="300" /></a>Kartu As makin irit&#8230;. Kasih daaahhhh..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=41&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/kartu-as-makin-irit-kasih-daaahhhh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syech.files.wordpress.com/2008/04/new-image.jpg?w=221" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan beberapa surat dalam alqur&#8217;an</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/keutamaan-beberapa-surat-dalam-alquran/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/keutamaan-beberapa-surat-dalam-alquran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 13:14:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[KEUTAMAAN BEBERAPA SURAT DAN AYAT AL QUR&#8217;AN =========================================== 1.Surat Al Faatihah Dari Abi Said Rafi&#8217; bin Al Mu&#8217;alla ra. berkata: Rasulullah saw. berkata kepadaku, &#8220;Mahukah aku ajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam Al Qur&#8217;an, sebelum kamu keluar dari masjid?&#8221; Lalu beliau memegang tanganku, dan ketika kami hendak keluar aku bertanya, &#8220;Ya Rasulullah, engkau berkata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=39&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight:bold;font-size:16pt;color:red;font-family:Garamond;"><a href="http://syech.files.wordpress.com/2008/04/image37.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-40" src="http://syech.files.wordpress.com/2008/04/image37.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>KEUTAMAAN BEBERAPA SURAT DAN AYAT AL QUR&#8217;AN</span><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;"><br />
===========================================</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">1.Surat Al Faatihah</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;">Dari Abi Said Rafi&#8217; bin Al Mu&#8217;alla ra. berkata: Rasulullah saw. berkata<br />
kepadaku, &#8220;Mahukah aku ajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam Al<br />
Qur&#8217;an, sebelum kamu keluar dari masjid?&#8221; Lalu beliau memegang tanganku, dan<br />
ketika kami hendak keluar aku bertanya, &#8220;Ya Rasulullah, engkau berkata bahwa<br />
engkau akan mengajarkanku surat yang palin agung dalam (Al Faatihah), ia<br />
adalah tujuh ayat yang dibaca pada setiap shalat, ia adalah Al Qur&#8217;an yang<br />
agung yang diberikan kepadaku.&#8221;(Diriwayatkan oleh Imam Bukhari)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">2.Surat Al Faatihah dan beberapa ayat terakhir surat Al Baqarah.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Ibnu Abbas ra. berkata: Ketika Jibril a.s. sedang duduk di sisi Nabi<br />
saw. baginda mendengar suara dari atas, lalu beliau mendongakkan kepala dan<br />
bersabda, &#8220;Ini adalah pintu langit yang dibuka pada hari ini dan yang dibuka<br />
pada hari ini dan tidak pernah dibuka kecuali hari ini.&#8221; Lalu turun malaikat<br />
dari pintu tersebut, kemudian beliau bersabda, &#8220;Ini adalah malaikat yang<br />
turun ke bumi dan dia tidak pernah turun kecuali hari ini.&#8221; Lalu dia<br />
(malaikat) memberi salam seraya berkata, &#8220;Aku membawa berita gembira dengan<br />
dua cahaya yang diturunkan kepada engkau dan tidak pernah diberikan kepada<br />
nabi sebelummu, yaitu: Surat Al Faatihah dan beberapa ayat terakhir Surat Al<br />
Baqarah, tidaklah kamu membaca satu huruf daripadanya kecuali kamu medapat<br />
karunia.&#8221; (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)<span id="more-39"></span></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">3.Surat Al Baqarah.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Janganlah kau jadikan<br />
rumah-rumahmu seperti kuburan, sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang<br />
di dalamnya dibaca surat Al Baqarah.&#8221;(Diriwayatkan oleh Imam Muslim)<br />
<strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;"><br />
4.Ayat Kursi.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Ubai bin Ka&#8217;ab ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Wahai Abu<br />
Munzir, tahukah engkau ayat manakah dalam Al Qur&#8217;an yang paling agung<br />
menurutmu?&#8221; Aku menjawab, &#8220;Allahu laailaaha illa huwalhayyul qoyyuum (ayat<br />
kursi)&#8221;, Lalu beliau menepuk dadaku dan bersabda, &#8220;Semoga Allah memudahkan<br />
ilmu bagimu wahai Abu Munzir.&#8221; (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">5.Dua ayat terakhir surat Al Baqarah.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Abi Mas&#8217;ud Al Badri ra. dari Rasulullah saw. beliau bersabda,<br />
&#8220;Barangsiapa membaca dua ayat terakhir surat Al Baqarah pada waktu malam<br />
niscaya ia akan mencukupinya.&#8221; (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam<br />
Muslim)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">6.Al Baqarah dan Ali &#8216;Imran.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Abi Umamah Al Bahili berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda,<br />
&#8220;Bacalah Al Qur&#8217;an karena di hari kiamat kelak ia akan memberikan syafaat<br />
bagi pembacanya, bacalah zahrawaen, yaitu: surat Al Baqarah dan surat Ali<br />
&#8216;Imran. Sesungguhnya pada hari kiamat nanti keduanya akan datang bagaikan<br />
dua awan atau dua kawanan burung yang berbaris yang siap membantu<br />
orang-orang yang pernah membacanya. Dan bacalah surah Al Baqarah kerana<br />
membacanya adalah suatu barakah dan meninggalkannya adalah suatu kerugian.<br />
Dan tukang sihir tak akan sanggup menghasilkannya.&#8221; (Diriwayatkan oleh Imam<br />
Muslim)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">7.Sepuluh ayat dari surat Al Kahfi.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Abi Darda&#8217; ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Barang siapa menghafal<br />
sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka akan terjaga dari dajal.&#8221;<br />
Dalam riwayat yang lain: &#8220;&#8230;sepuluh ayat terakhir&#8230;&#8221; (Diriwayatkan oleh<br />
Imam Muslim)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">8.Membaca surat Al Kahfi pada hari Jum&#8217;at.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Abi Said Al Khudri ra. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Barang<br />
siapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jum&#8217;at akan diterangi cahaya antara<br />
dua Jum&#8217;at.&#8221;(Diriwayatkan oleh Hakim dan Baihaqi, Hadis di atas sahih)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">9.Surat Tabaarak (Al Mulk).</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Ibnu Mas&#8217;ud ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Surat Tabarak (Al<br />
Mulk) adalah penjaga dari azab kubur.&#8221;(Diriwayatkan oleh Hakim dan Abu<br />
Na&#8217;im, Hadis di atas sahih)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">10.Surat At-Takwiir, Al Infithaar dan Al Insyiqaaq.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Ibnu Umar ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Barangsiapa yang suka<br />
untuk melihat aku di hari kiamat dengan sebenar-benar penglihatan, maka<br />
bacalah surat At-Takwiir, Al Infithaar dan Al insyiqaq.&#8221; (Diriwayatkan oleh<br />
Imam Ahmad, Tirmizi dan Hakim)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">11.Surat Al Ikhlash.</span></span></strong><br />
Dari Abi Said Al Khudri ra. bahawa Rasulullah saw. bersabda tentang Qul<br />
Huwallahu ahad; &#8220;Demi Allah &#8211;Yang diriku berada di dalam genggaman-Nya&#8211;,<br />
sesungguhnya ia (Al Ikhlash) menyamai sepertiga Al Qur&#8217;an.&#8221; Pada riwayat<br />
lain Rasulullah saw. bersabda kepada para sahabatnya, &#8220;Adakah di antara kamu<br />
yang tidak sanggup membaca sepertiga Al Qur&#8217;an dalam satu malam?&#8221; Hal ini<br />
memang berat bagi mereka, lalu mereka bertanya, &#8220;Siapakah di antara kami<br />
yang mampu ya&#8230; Rasulullah?&#8221; Beliau bersabda, &#8220;Qul Huwallahu ahad<br />
Allahush-Shamad, adalah sepertiga Al Qur&#8217;an.&#8221; (Diriwayatkan oleh Imam<br />
Bukhari)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">12.Membaca sepuluh kali surat Al Ikhlash.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Mu&#8217;az bin Anas ra. Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Barangsiapa membaca Qul<br />
huwallahu ahad sebanyak sepuluh kali niscaya Allah akan membangun rumah<br />
baginya di surga.&#8221;(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">13.Surat Al Falaq dan An-Naas.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari &#8216;Uqbah bin &#8216;Amir ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, Adakah kau lihat<br />
ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini dan selainnya tidak dapat dilihat<br />
sepertinya?, dialah: Qul a&#8217;udzu birabbil falaq&#8217; dan &#8216;Qul a&#8217;udzu<br />
birabbin-naas.&#8221; (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">14.Surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah saw. apabila akan berangkat tidur tiap-tiap<br />
malam beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya kemudian meniupkannya<br />
seraya membaca surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas. Kemudian beliau<br />
mengusapkannya ke seluruh tubuhnya (sebatas yang bisa) dimulai dari kepala<br />
lalu muka kemudian bagian depan dari badan. Beliau melakukannya sebanyak<br />
tiga kali.(Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim)</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;"><span style="font-weight:bold;color:red;">15.Membaca surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas ketika sakit.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;font-family:Garamond;"><br />
Abdullah bin Yusuf bercerita kepada kami, Malik bercerita kepada kami dari<br />
Ibnu Syihab, dari &#8216;Urwah, dari &#8216;Aisyah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bila<br />
merasa sakit beliau membaca sendiri &#8216;Al Mu&#8217;awwizaat&#8217;(Al Ikhlash, Al Falaq<br />
dan An-Naas) kemudian meniupkannya. Dan apabila rasa sakitnya bertambah aku<br />
yang membacanya kemudian aku usapkan ke tangannya mengharap keberkahan<br />
darinya. (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari)</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=39&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/keutamaan-beberapa-surat-dalam-alquran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syech.files.wordpress.com/2008/04/image37.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Salah satu pertanyaan ketika interview</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/salah-satu-pertanyaan-ketika-interview/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/salah-satu-pertanyaan-ketika-interview/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 06:19:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Funny]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Apa Yang Paling Cepat&#8230;&#8230;.!!!!! Seorang manager HRD sedang menyaring pelamar untuk satu lowongan di kantornya. Setelah membaca seluruh berkas lamaran yang masuk, dia menemukan 4 orang calon yang cocok. Dia memutuskan memanggil ke-4 orang itu dan menanyakan 1 pertanyaan saja. Jawaban mereka akan menjadi penentu apakah akan diterima atau tidak. Harinya tiba dan ke-4 orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=38&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="postbody1"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-weight:bold;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;">Apa Yang Paling Cepat&#8230;&#8230;.!!!!! </span></span></span></strong></span><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-weight:bold;"><br />
</span></span></strong><br />
<span class="postbody1"><span style="font-size:xx-small;"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Seorang manager HRD sedang menyaring </span></span></span><span style="font-size:xx-small;"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"><br />
<span class="postbody1">pelamar untuk satu lowongan di </span><br />
<span class="postbody1">kantornya. Setelah membaca seluruh </span><br />
<span class="postbody1">berkas lamaran yang masuk, dia menemukan </span><br />
<span class="postbody1">4 orang calon yang cocok. Dia memutuskan </span><br />
<span class="postbody1">memanggil ke-4 orang itu dan </span><br />
<span class="postbody1">menanyakan 1 pertanyaan saja. Jawaban </span><br />
<span class="postbody1">mereka akan menjadi penentu apakah </span><br />
<span class="postbody1">akan diterima atau tidak. </span></p>
<p><span class="postbody1">Harinya tiba dan ke-4 orang itu sudah </span><br />
<span class="postbody1">duduk rapi di ruangan interview. Si </span><br />
<span class="postbody1">Manager lalau mengajukan 1 pertanyaan: </span><br />
<span class="postbody1">setahu Anda, apa yang bergerak </span><br />
<span class="postbody1">paling cepat? </span></p>
<p><span class="postbody1">Kandidat I menjawab, &#8220;PIKIRAN. Dia </span><br />
<span class="postbody1">muncul begitu saja di dalam kepala, </span><br />
<span class="postbody1">tanpa peringatan, tanpa ancang-ancang. </span><br />
<span class="postbody1">Tiba-tiba saja dia sudah ada. </span><br />
<span class="postbody1">Pikiran adalah yang bergerak paling </span><br />
<span class="postbody1">cepat yang saya tahu&#8221;. </span></p>
<p><span class="postbody1">&#8220;Jawaban yang sangat bagus&#8221;, sahut si </span><br />
<span class="postbody1">Manager. &#8220;Kalau menurut Anda?&#8221;, </span><br />
<span class="postbody1">tanyanya ke kandidat II. </span></p>
<p><span class="postbody1">&#8220;Hm&#8230;.KEJAPAN MATA! Datangnya tidak </span><br />
<span class="postbody1">bisa diperkirakan, dan tanpa kita </span><br />
<span class="postbody1">sadari mata kita sudah berkejap. Kejapan </span><br />
<span class="postbody1">mata adalah yang bergerak paling </span><br />
<span class="postbody1">cepat kalau menurut saya&#8221; </span></p>
<p><span class="postbody1">&#8220;Bagus sekali! Dan memang ada ungkapan </span><br />
<span class="postbody1">&#8216;sekejap mata&#8217; untuk menggambarkan </span><br />
<span class="postbody1">betapa cepatnya sesuatu terjadi&#8221;. Si </span><br />
<span class="postbody1">manager berpaling ke kandidat III, </span><br />
<span class="postbody1">yang kelihatan berpikir keras. </span></p>
<p><span class="postbody1">&#8220;NYALA LAMPU adalah yang tercepat yang </span><br />
<span class="postbody1">saya ketahui&#8221;, jawabnya, &#8220;Saya </span><br />
<span class="postbody1">sering menyalakan saklar di dalam rumah </span><br />
<span class="postbody1">dan lampu yang di taman depan </span><br />
<span class="postbody1">langsung saat itu juga menyala&#8221; </span></p>
<p><span class="postbody1">Si manager terkesan dengan jawaban </span><br />
<span class="postbody1">kandidat III. &#8220;Memang sulit mengalahkan </span><br />
<span class="postbody1">kecepatan cahaya&#8221;, pujinya. </span></p>
<p><span class="postbody1">Dilirik oleh sang manager, kandidat IV </span><br />
<span class="postbody1">menjawab, &#8220;Sudah jelas bahwa yang </span><br />
<span class="postbody1">paling cepat itu adalah DIARE&#8221; </span></p>
<p><span class="postbody1">&#8220;APA???!!!&#8221;, seru sang manager yang </span><br />
<span class="postbody1">terkaget-kaget dengan jawaban yang tak </span><br />
<span class="postbody1">terduga itu. </span></p>
<p><span class="postbody1">&#8220;Oh saya bisa menjelaskannya&#8221; , kata si </span><br />
<span class="postbody1">kandidat. &#8220;Dua hari lalu kan perut </span><br />
<span class="postbody1">saya mendadak mules sekali. Cepat-cepat </span><br />
<span class="postbody1">saya berlari ke toilet. Tapi </span><br />
<span class="postbody1">sebelum saya sempat BERPIKIR, </span><br />
<span class="postbody1">MENGEJAPKAN MATA atau MENYALAKAN LAMPU, saya </span><br />
<span class="postbody1">sudah b***k di celana&#8221; </span></p>
<p><span class="postbody1">Tentu saja kandidat terakhir yang </span><br />
<span class="postbody1">diterima&#8230;.</span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=38&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/salah-satu-pertanyaan-ketika-interview/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasih..</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/kasih/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 06:14:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Advice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[&#62; Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru saja &#62; menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah &#62; Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya &#62; harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya &#62; diberi nama &#8220;Tersenyum&#8221;. Seluruh siswa diminta untuk pergi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=37&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">saja</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; diberi nama &#8220;Tersenyum&#8221;. Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; tersenyum kepada tiga orang dan mendokumentasikan reaksi mereka.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt;   Saya adalah seorang yang mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; setiap orang dan mengatakan &#8220;hello&#8221;, jadi, saya pikir,tugas ini </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; sangatlah mudah. Segera setelah kami menerima tugas tsb, suami saya, </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; anak bungsu saya, dan saya pergi ke restoran McDonald&#8217;s pada suatu</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">pagi<span id="more-37"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; di bulan Maret yang sangat dingin dan kering. Ini adalah salah satu</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">cara</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; kami dalam antrian, menunggu untuk dilayani, ketika mendadak setiap </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; orang di sekitar kami mulai menyingkir, dan bahkan kemudian suami saya </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; ikut menyingkir.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt;   Saya tidak bergerak sama sekali&#8230; suatu perasaan panik menguasai</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">diri</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; saya ketika saya berbalik untuk melihat mengapa mereka semua</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">menyingkir.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Ketika berbalik itulah saya membaui suatu &#8220;bau badan kotor&#8221; yang</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">sangat</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; menyengat, dan berdiri di belakang saya dua orang lelaki tunawisma.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Ketika saya menunduk melihat laki-laki yang lebih pendek, yang dekat </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; dengan saya, ia sedang &#8220;tersenyum&#8221;. Matanya yang biru langit indah</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">penuh</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; dengan cahaya Tuhan ketika ia minta untuk dapat diterima. Ia berkata </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; &#8220;Good day&#8221; sambil menghitung beberapa koin yang telah ia kumpulkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Lelaki yang kedua memainkan tangannya dengan gerakan aneh sambil</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">berdiri</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; di belakang temannya. Saya menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; defisiensi mental dan lelaki dengan mata biru itu adalah penolongnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Saya menahan haru ketika berdiri di sana bersama mereka. Wanita muda</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">di</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; counter menanyai lelaki itu apa yang mereka inginkan. Ia berkata,</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8220;Kopi</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; saja, Nona&#8221; karena hanya itulah yang mampu mereka beli. (Jika  mereka </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh mereka, mereka </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; harus membeli esuatu. Ia hanya ingin menghangatkan badan).</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt;   Kemudian saya benar-benar merasakannya &#8211; desakan itu sedemikian kuat </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; sehingga saya hampir saja merengkuh dan memeluk lelaki kecil bermata </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; biru itu. Hal itu terjadi bersamaan dengan ketika saya menyadari bahwa </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; semua mata di restoran menatap saya, menilai semua tindakan saya. Saya </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; tersenyum dan berkata pada wanita di belakang counter untuk memberikan </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; saya dua paket makan pagi lagi dalam nampan terpisah. Kemudian saya </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; itu sebagai tempat istirahatnya. Saya meletakkan nampan itu ke atas</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">meja</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; dan meletakkan tangan saya di atas tangan dingin lelaki bemata biru</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">itu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Ia melihat ke arah saya, dengan air mata berlinang, dan berkata</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&#8220;Terima</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; kasih.&#8221; Saya meluruskan badan dan mulai menepuk tangannya dan berkata, </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; &#8220;Saya tidak melakukannya untukmu. Tuhan berada di sini bekerja melalui </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; diriku untuk memberimu harapan.&#8221; Saya mulai menangis ketika saya </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; berjalan meninggalkannya dan bergabung dengan suami dan anak saya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt;   Ketika saya duduk suami saya tersenyum kepada saya dan berkata, </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; &#8220;Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan kamu kepadaku, Sayang. Untuk </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; memberiku harapan.&#8221; Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; pada saat itu kami tahu bahwa hanya karena Kasih Tuhan kami diberikan </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; apa yang dapat kami berikan untuk orang lain. Hari itu menunjukkan </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; kepadaku cahaya kasih Tuhan yang murni dan indah. Saya kembali ke </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; college, pada hari terakhir kuliah, dengan cerita ini ditangan saya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Saya menyerahkan &#8220;proyek&#8221; saya dan dosen saya membacanya. Kemudian ia </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; melihat kepada saya dan berkata, &#8220;Bolehkan saya membagikan ceritamu </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; kepada yang lain?&#8221; Saya mengangguk pelahan dan ia kemudian meminta </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; perhatian dari kelas. Ia mulai membaca dan saat itu saya tahu bahwa </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; kami, sebagai manusia dan bagian dari Tuhan, membagikan pengalaman ini </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; untuk menyembuhkan dan untuk disembuhkan. . Dengan caraNya sendiri, </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Tuhan memakai saya untuk menyentuh orang-orang yang ada diMcDonald&#8217;s, </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; suamiku, anakku, guruku, dan  setiap jiwa yang menghadiri ruang kelas </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; di malam terakhir saya</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">sebagai</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; mahasiswi.. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang pernah saya</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; pelajari: PENERIMAAN YANG TAK BERSYARAT. Banyak cinta dan kasih sayang </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; yang dikirimkan kepada setiap orang yang mungkin membaca cerita ini</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; mempelajari bagaimana untuk MENCINTAI SESAMA DAN MEMANFAATKAN </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; BENDA-BENDA BUKANNYA MENCINTAI BENDA DAN MEMANFAATKAN SESAMA. Jika</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">anda</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh anda dengan cara apapun, </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; tolong kirimkan cerita ini kepada setiap orang yang anda kenal. Disini </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; ada seorang malaikat yang dikirimkan untuk mengawasi anda. Supaya </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; malaikat itu bisa bekerja, anda harus menyampaikan cerita ini pada </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; orang-orang yang ingin anda awasi. Seorang malaikat menulis: Banyak </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; orang akan datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya sahabat2 </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; sejati yang akan meninggalkan jejak di dalam hatimu. Untuk menangani </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; dirimu, gunakan kepalamu. Tetapi untuk menangani orang lain, gunakan </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; hatimu. Tuhan  memberikan kepada setiap burung makanan mereka, tetapi </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Ia tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka. Ia yang </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; kehilangan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">uang,</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; kehilangan banyak; Ia yang kehilangan seorang teman, kehilangan lebih </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; banyak; tetapi ia yang kehilangan keyakinan, kehilangan semuanya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; Orang-orang muda yang cantik adalah hasil kerja alam, tetapi</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">orang-orang</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; tua yang cantik adalah hasil karya seni. Belajarlah dari kesalahan</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">orang</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; lain. Engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk mendapatkan semua itu </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Courier New;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Courier New';">&gt; dari dirimu sendiri</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=37&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan&#8230;buat yg sudah menikan &amp; akan menikah</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/renunganbuat-yg-sudah-menikan-akan-menikah/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/renunganbuat-yg-sudah-menikan-akan-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 06:11:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Advice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak berakhir bahagia Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur. Setelah itu, masih harus memasak sepanci [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=36&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:medium;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-weight:bold;font-size:14pt;font-family:'Trebuchet MS';">Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak berakhir bahagia</span></span></strong><span style="font-size:medium;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:14pt;font-family:'Trebuchet MS';"><br />
</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"><br />
Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari,<br />
memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur.<br />
Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu<br />
baru tidak akan lapar seharian di sekolah.</p>
<p>Setiap sore, ibu selalu membungkukkan badan menyikat panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikikt pun.<br />
Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat tidur<br />
orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki telanjang.</p>
<p>Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin.<br />
Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik.Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.</p>
<p>Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab.<br />
Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk<br />
berpretasi dalam pelajaran.<span id="more-36"></span></p>
<p>Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku kuno. Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.</p>
<p>Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak<br />
secara diam diam di sudut halaman.</p>
<p>Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan.<br />
Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknyamereka,<br />
dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.<br />
Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?</p>
<p>Pengorbanan yang dianggap benar.</p>
<p>Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara perlahan -lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini.<br />
Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri. Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.<br />
Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.</p>
<p>Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suamisaya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik!<br />
Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di pel ?<br />
Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata begitu sama ayah.</p>
<p>Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka.<br />
Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.</p>
<p>Yang kamu inginkan ?</p>
<p>Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah saya&#8230;<br />
Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam perkawinannya, Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya.<br />
Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih,<br />
namun, jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.</p>
<p>Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku. cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.</p>
<p>Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama.</p>
<p>Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"><br />
Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?</p>
<p>Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau<br />
bisa menemaniku! ujar suamiku.</p>
<p>Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakaianmu&#8230;.dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal<br />
yang dibutuhkannya.<br />
Semua itu tidak penting-lah!ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.<br />
Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut.<br />
Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami<br />
memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak kedua.</p>
<p>Jalan kebahagiaan<br />
Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkanya di atas meja buku. Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar<br />
kebutuhanku. Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.</p>
<p>Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar.<br />
Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh.<br />
Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.<br />
Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurutsampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.</p>
<p>Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini,<br />
perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup.<br />
Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancangperjalanan keluar kota .</p>
<p>Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa<br />
menghibur gejolak hati masing-masing.</p>
<p>Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah<br />
perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yangsaling mencintai bertahun-tahun silam.</p>
<p>Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya<br />
akhirnya melangkah ke jalan bahagia.</p>
<p>Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua,<br />
bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.</p>
<p>Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah kecewa dan hancur.<br />
Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara<br />
yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua!<br />
Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=36&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/renunganbuat-yg-sudah-menikan-akan-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Matematika..</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/matematika/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 06:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Advice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Berikut Matematika sederhana, latihan berhitung yang akan mengejutkan anda ! Hanya 30 detik, yang anda harus lakukan . ikuti semua instruksi, lakukan dan jawablah semua pertanyaannya. Jangan lihat kesimpulan akhir sebelum anda mencoba menjawab hitungan pertanyaan. PERTAMA Rencanakanlah berapa kali anda akan mengajak keluarga anda, pergi ke tempat yang mereka sukai dalam satu bulan. KEDUA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=35&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;color:#00bf60;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;color:#00bf60;font-family:Garamond;">Berikut Matematika sederhana, latihan<br />
berhitung yang akan mengejutkan anda !</p>
<p>Hanya 30 detik, yang anda harus lakukan<br />
. ikuti semua instruksi, lakukan dan<br />
jawablah semua pertanyaannya.</p>
<p>Jangan lihat kesimpulan akhir sebelum<br />
anda mencoba menjawab hitungan<br />
pertanyaan.</p>
<p>PERTAMA<br />
Rencanakanlah berapa kali anda akan<br />
mengajak keluarga anda, pergi ke tempat<br />
yang mereka sukai dalam satu bulan.</p>
<p>KEDUA<br />
Kalikan angka tersebut dengan dua (2).</p>
<p>KETIGA<br />
Lalu di tambah dengan lima (5).</p>
<p>KEEMPAT<br />
Kemudian. Kalikan dengan lima puluh<br />
(50).<span id="more-35"></span></p>
<p>KELIMA<br />
Jika hari perayaan ulang tahun anda<br />
tahun ini (2007) telah lewat: tambahkan<br />
1757. Jika belum lewat, tambahkan 1756.</p>
<p>KEENAM<br />
sekarang kurangkan dengan bilangan<br />
tahun<br />
kelahiran anda (misal: 1980, 1971,<br />
dst).</p>
<p>Sekarang anda akan menemukan suatu<br />
angka<br />
ajaib dengan tiga bilangan (3 digit)</p>
<p>Angka/bilangan pertama menunjukkan,</p>
<p>Berapa kali anda dalam sebulan akan<br />
mengajak keluarga anda, pergi ke tempat<br />
yang mereka sukai.</p>
<p></span></span><span style="color:#00bf60;font-family:Garamond;"><span style="color:#00bf60;font-family:Garamond;">Gimana benar kan? Sekarang anda mau<br />
tahu<br />
arti/kemungkinan lainnya?</p>
<p></span></span><span style="color:#00bf60;font-family:Garamond;"><span style="color:#00bf60;font-family:Garamond;">Dua angka terakhirnya adalah</p>
<p>Umur Anda !!!!</p>
<p>dengan renungan ini</span></span><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;color:#00bf60;font-family:Garamond;"><span style="font-size:12pt;color:#00bf60;font-family:Garamond;"><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">MENGINGATKAN , APAKAH ANDA PUNYA WAKTU</span></span></strong></strong><strong><span style="font-weight:bold;"><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">UNTUK KELUARGA DAN ORANG-ORANG TERKASIH</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">DI SEKELILING ANDA SELAMA INI.</span></span></strong></strong></p>
<p><strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">JUGA SEBAGI PERINGATAN BAGI KITA BAHWA,</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">TIBA-TIBA SAJA UMUR KITA SUDAH SEKIAN</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">TAHUN, TANPA KITA SADARI MENGALIR</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">BEGITU</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">SAJAJATAH HIDUP KITA DI DUNIA INI</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">SEMAKIN BERKURANG DAN TERUS BERKURANG.</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">SUDAH KAH KITA MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">MENGHADAPI SESUATU DIMANA KITA AKAN</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">MENINGGALKAN ORANG-ORANG YANG KITA</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">CINTAI???</span></span></strong></strong></p>
<p><strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">Bersyukurlah pada-NYA karena hingga</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">saat</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">ini kita masih diberi waktu dan</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">kesempatan untuk memperbaiki dan</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">mempersiapkan diri kita.</span></span></strong></strong></p>
<p><strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">Dua nikmat dari-NYA, dimana manusia</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">sering melupakannya, yaitu: nikmat</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">SEHAT</span></span></strong></strong><br />
<strong><strong><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;">danWAKTU LUANG</span></span></strong></strong></span></strong></span></span><span style="font-family:Garamond;"><span style="font-family:Garamond;"></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=35&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/04/30/matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berdoa</title>
		<link>http://syech.wordpress.com/2008/04/29/berdoa/</link>
		<comments>http://syech.wordpress.com/2008/04/29/berdoa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 04:47:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syech.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[BERDOA.. Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, hiduplah seorang ibu penjual tempe . Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lalukan sebagai penyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. &#8220;Jika tempe ini yang nanti mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya. ..&#8221; demikian dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=29&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:large;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:18pt;font-family:Tahoma;">BERDOA..</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, hiduplah seorang ibu</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">penjual tempe . Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lalukan sebagai</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">penyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. &#8220;Jika tempe ini yang nanti</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya. ..&#8221; demikian dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">selalu memaknai hidupnya. </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Suatu pagi, setelah salat subuh, dia pun berkemas. Mengambil keranjang</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">bambu tempat tempe , dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe-tempe yang<span id="more-29"></span></span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dia letakkan di atas meja panjang. Tapi, deg! dadanya gemuruh. Tempe</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">yang akan dia jual, ternyata belum jadi. Masih berupa kacang, sebagian</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">berderai, belum disatukan ikatan-ikatan putih kapas dari peragian. Tempe</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">itu masih harus menunggu satu hari lagi untuk jadi. Tubuhnya lemas. Dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">bayangkan, hari ini pasti dia tidak akan mendapatkan uang, untuk makan,</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dan modal membeli kacang, yang akan dia olah kembali menjadi tempe . </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di tengah putus asa, terbersit harapan di dadanya. Dia tahu, jika</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">meminta kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil. Maka, di</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">tengadahkan kepala, dia angkat tangan, dia baca doa. &#8220;Ya Allah, Engkau</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">tahu kesulitanku. Aku tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">ini. Bantulah aku ya Allah, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe . Hanya</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">kepada-Mu kuserahkan nasibku&#8230;&#8221; Dalam hati, dia yakin, Allah akan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">mengabulkan doanya. </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dengan tenang, dia tekan dan mampatkan daun pembungkus tempe . Dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">rasakan hangat yang menjalari daun itu. Proses peragian memang masih</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">berlangsung. Dadanya gemuruh. Dan pelan, dia buka daun pembungkus tempe</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">. Dan&#8230; dia kecewa. Tempe itu masih belum juga berubah. Kacangnya belum</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">semua menyatu oleh kapas-kapas ragi putih. Tapi, dengan memaksa senyum,</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dia berdiri. Dia yakin, Allah pasti sedang &#8220;memproses&#8221; doanya. Dan tempe</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">itu pasti akan jadi. Dia yakin, Allah tidak akan menyengsarakan hambanya</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">yang setia beribadah seperti dia. Sambil meletakkan semua tempe setengah</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">jadi itu ke dalam keranjang, dia berdoa lagi. &#8220;Ya Allah, aku tahu tak</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">pernah ada yang mustahil bagi-Mu. Engkau maha tahu, bahwa tak ada yang</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">bisa aku lakukan selain berjualan tempe . Karena itu ya Allah,</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">jadikanlah. Bantulah aku, kabulkan doaku&#8230;&#8221; </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebelum mengunci pintu dan berjalan menuju pasar, dia buka lagi daun</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">pembungkus tempe . Pasti telah jadi sekarang, batinnya. Dengan berdebar,</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dia intip dari daun itu, dan&#8230; belum jadi. Kacang itu belum sepenuhnya</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">memutih. Tak ada perubahan apa pun atas ragian kacang tersebut.</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;Keajaiban Tuhan akan datang&#8230; pasti,&#8221; yakinnya. </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dia pun berjalan ke pasar. Di sepanjang perjalanan itu, dia yakin,</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;tangan&#8221; Tuhan tengah bekerja untuk mematangkan proses peragian atas</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">tempe-tempenya. Berkali-kali dia dia memanjatkan doa&#8230; berkali-kali dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">yakinkan diri, Allah pasti mengabulkan doanya. </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sampai di pasar, di tempat dia biasa berjualan, dia letakkan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">keranjang-keranjang itu. &#8220;Pasti sekarang telah jadi tempe !&#8221; batinnya.</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dengan berdebar, dia buka daun pembungkus tempe itu, pelan-pelan. Dan&#8230;</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dia terlonjak. Tempe itu masih tak ada perubahan. Masih sama seperti</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">ketika pertama kali dia buka di dapur tadi. </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kecewa, aitmata menitiki keriput pipinya. Kenapa doaku tidak dikabulkan?</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kenapa tempe ini tidak jadi? Kenapa Tuhan begitu tidak adil? Apakah Dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">ingin aku menderita? Apa salahku? Demikian batinnya berkecamuk. Dengan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">lemas, dia gelar tempe-tempe setengah jadi itu di atas plastik yang</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">telah dia sediakan. Tangannya lemas, tak ada keyakinan akan ada yang mau</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">membeli tempenya itu. Dan dia tiba-tiba merasa lapar&#8230; merasa</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">sendirian. Tuhan telah meninggalkan aku, batinnya. Airmatanya kian</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">menitik. Terbayang esok dia tak dapat berjualan&#8230; esok dia pun tak akan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dapat makan. Dilihatnya kesibukan pasar, orang yang lalu lalang, dan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;teman-temannya&#8221; sesama penjual tempe di sisi kanan dagangannya yang</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">mulai berkemas. Dianggukinya mereka yang pamit, karena tempenya telah</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">laku. Kesedihannya mulai memuncak. Diingatnya, tak pernah dia mengalami</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">kejadian ini. Tak pernah tempenya tak jadi. Tangisnya kian keras. Dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">merasa cobaan itu terasa berat&#8230; </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di tengah kesedihan itu, sebuah tepukan menyinggahi pundaknya. Dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">memalingkan wajah, seorang perempuan cantik, paro baya, tengah</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">tersenyum, memandangnya. &#8220;Maaf Ibu, apa ibu punya tempe yang setengah</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">jadi? Capek saya sejak pagi mencari-cari di pasar ini, tak ada yang</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">menjualnya. Ibu punya??&#8221; </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penjual tempe itu bengong. Terkesima. Tiba-tiba wajahnya pucat. Tanpa</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">menjawab pertanyaan si ibu cantik tadi, dia cepat menadahkan tangan. &#8220;Ya</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Allah, saat ini aku tidak ingin tempe itu jadi. Jangan engkau kabulkan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">doaku yang tadi. Biarkan sajalah tempe itu seperti tadi, jangan jadikan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">tempe</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> &#8230;&#8221; Lalu segera dia mengambil tempenya. Tapi, setengah ragu, dia</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">letakkan lagi. &#8220;jangan-jangan, sekarang sudah jadi tempe &#8230;&#8221; </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;Bagaimana Bu? Apa ibu menjual tempe setengah jadi?&#8221; tanya perempuan itu</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">lagi. </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kepanikan melandanya lagi. &#8220;Duh Gusti&#8230; bagaimana ini? Tolonglah ya</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Allah, jangan jadikan tempe ya?&#8221; ucapnya berkali-kali. Dan dengan</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">gemetar, dia buka pelan-pelan daun pembungkus tempe itu. Dan apa yang</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dia lihat, pembaca?? Di balik daun yang hangat itu, dia lihat tempe yang</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">masih sama. Belum jadi! &#8220;Alhamdulillah! &#8221; pekiknya, tanpa sadar. Segera</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">dia angsurkan tempe itu kepada si pembeli. </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sembari membungkus, dia pun bertanya kepada si ibu cantik itu. &#8220;Kok Ibu</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">aneh ya, mencari tempe kok yang belum jadi?&#8221; </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8220;Oohh, bukan begitu, Bu. Anak saya, si Sulhanuddin, yang kuliah S2 di</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Australia</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> ingin sekali makan tempe , asli buatan sini. Nah, agar bisa</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">sampai sana belum busuk, saya pun mencari tempe yang belum jadi. Jadi,</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">saat saya bawa besok, sampai sana masih layak dimakan. Ohh ya, jadi</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">semuanya berapa, Bu?&#8221; </span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sooo, ini kisah yang biasa bukan? Dalam kehidupan sehari-hari, kita acap</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">berdoa, dan &#8220;memaksakan&#8221; Allah memberikan apa yang menurut kita paling</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">cocok untuk kita. Dan jika doa kita tidak dikabulkan, kita merasa</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">diabaikan, merasa kecewa. padahal, Allah paling tahu apa yang paling</span></span></p>
<p style="margin-left:2in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">cocok untuk kita. <strong><span style="font-weight:bold;">Bahwa semua rencanaNYA adalah sempurna</span></strong>. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syech.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syech.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syech.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syech.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syech.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syech.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syech.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syech.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syech.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syech.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syech.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syech.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syech.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syech.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syech.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syech.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syech.wordpress.com&amp;blog=3590719&amp;post=29&amp;subd=syech&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syech.wordpress.com/2008/04/29/berdoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24d6d9e220f3b2eb1f9f8a17270f7257?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syech</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
